Jumat, 25 April 2014
next next next
Sabtu, 09 Februari 2013 — 09:57:38 WIB

Kepala BPMPT Karawang Gegabah Terbitkan IMB di Lahan Sengketa

Karawang, SENTANAonline.com

KEPALA BPMPT (Badan Penanaman Modal Pelayanan terpadu) Pemkab Karawang, Okih Hermawan dinilai gegabah dalam mengeluarkan surat IMB terhadap pihak PT. SAM di atas lahan yang sedang dipersengketakan warga tiga desa wilayah Kecamatan Telukjambe barat.

“Ini merupakan kecerobohan Kepala Kantor BPMPT yang tidak lebih dulu melakukan konsultasi dengan pihak BPN Karawang yang dianggap lebih tahu status tanah di wilayah tersebut,” kata Kepala Seksi IMB Dinas Cipta Karya Kabupaten Karawang, Munawar, Kamis (7/2) pagi.

Hal itu disampaikannya menyusul munculnya reaksi dari warga tiga desa wilayah Kecamatan Telukjambe Barat. Warga tiga desa tadi komplain karena bangunan dengan enam ruang kamar itu berada di plot lahan seluas 350 Ha.

Menurut Munawar, sejak IMB dari kantor Dinas Cipta Karya ditarik ke kantor BPMPT, pihaknya sudah tidak diajak konsultasi lagi, terlebih bila IMB tersebut diperuntukan bangunan gedung satu lantai. "Saya sebagai personil tim teknis sudah tidak dilibatkan lagi untuk referensi pertimbangan teknis oleh pihak kantor BPMPT tersebut," ujarnya.

Dalam hal ini jika penerbitan surat IMB yang diperuntukan PT. SAM, terlebih dahulu dikonsultasikan dengan pihak kantor BPN Karawang, tidak mungkin menimbulkan masalah dan memicu masyarakat tiga desa di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat marah besar. "Mungkin saja warga tiga desa tadi marah, karena melihat pembangunan gedung di plot lahan 350 Ha, yang sudah puluhan tahun dikuasainya," kata Kasie IMB.

Terlebih lagi, warga tiga desa tadi marah, akibat pihak kantor BPMPT menerbitkan surat IMB di lahan mereka yang kini sedang dipersengketakan dengan pihak PT.SAM. "Ada apa pejabat kantor BPPT Karawang dengan PT. SAM ini. Kepala BPN Karawang saja tidak berani semborono dalam mengeluarkan legalitas," ujarnya.

Dijelaskan Munawar, tanah yang belakangan ini telah berdiri enam lokal bangunan gednung diduga bakal diperuntukan mess karyawan PT. SAM telah diberi legalitas oleh pihak kantor BPMPT. Padahal status kepemilikannya belum resmi milikPT.SAM. "Kepala BPMPT benar-benar ceroboh dan terlalu berani mengeluarkan surat IMB di lahan yang dianggap bersengketa," tegasnya.

Dalam hal ini, kata Munawar, jika sudah terjadi konflik seperti ini pihak kantor BPMT tidak mudah untuk melakukan pembatalan surat IMB yang diperuntukan PT. SAM. "Pihak BPMPT yang harus bertanggungjawab dalam sengketa surat IMB yang menuai protes tiga warga desa di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat," pungkas Munawar. (SAR)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil