Sabtu, 19 April 2014
next next next
Rabu, 13 Februari 2013 — 09:18:03 WIB

Undang Undang Advocat Perlu Diganti

Jakarta,SENTANAonline.com

JAKSA Agung Muda Pedata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Burhanuddin yang datang mewakili Kejaksaan Agung mengatakan kepada Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) di ruang rapat Baleg gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/2/2013).

"Advokat berkewajiban mewakili kliennya untuk memastikan tegaknya hukum acara.oleh karena kedudukannya tersebut maka sudah sewajarnya diperlukan pengaturan maupun perlindungan terhadap profesi Advokat."Kata Burhanuddin Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Advokat terus meminta pandangan dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Seperti Selasa kemarin (12/2) Badan Legislasi (Baleg) DPR memanggil Kejaksaan Agung untuk meminta masukan maupun pendapat dalam rangka penyusunan RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advocat.

Menurut Burhanuddin, UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat yang selama ini ada, sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan hukum masyarakat, sehingga perlu diganti.

"Salah satu yang krusial terkait UU ini adalah permasalahan wadah tunggal profesi Advokat yang diatur pada Pasal 28 ayat (1) UU No 18 tahun 2003. Ini tidak sesuai kenyataannya, dimana ada lebih dari satu wadah organisasi profesi Advokat," kata Jamdatun, Burhanuddin di ruang rapat Baleg gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/2/2013).

Sehingga lanjut dia, adanya silang sengketa tersebut berimbas pada penerapan Pasal 4 ayat (1) UU No 18 tahun 2003 yang mengatur mengenai pengambilan sumpah Advokat oleh pengadilan tinggi setempat.

Lebih lanjut Burhanuddin pun berpendapat, di dalam Pasal 7 ayat (1) huruf a RUU Advokat yang menyatakan 'Advokat wajib memberikan perlakuan yang sama terhadap klien tanpa membedakan perlakuan berdasarkan jenis kelamin, suku, agama, ras, antargolongan, politik, keturunan atau latar belakang sosial dan budaya'. Kata dia, perlu ada penambahan kata ekonomi atau finansial.

"Mengingat Pasal 1 angka 13 RUU Advokat dan Pasal 7 ayat (1) huruf c, dimana Advokat memberikan jasa hukum secara cuma-cuma kepada yang tidak mampu, sehingga klien tidak mampu juga dalam batas tertentu harus diperlakukan sama dengan klien yang mampu," ucapnya. (RDM)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil