Kamis, 17 April 2014
next next next
Rabu, 10 April 2013 — 03:37:18 WIB

Pelaksanaan ujian Nasional 2013 Perlu Evaluasi Bersama

 

Tangsel, SENTANAonline.com

PERHELATAN Ujian Nasional (UN) Jenjang Dikmen dan Dikdas akan segera di gelar serentak di seluruh Indonesia, sudah barang tentu dibutuhkan kesiapan yang matang dan polarisasi yang efisien dari stake holder pendidikan baik tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota.

Peningkatan kualitas mutu pendidikan merupakan hal yang mesti terus menerus ditingkatkan baik dalam peningkatan mutu lulusan  peningkatan layanan penyelengaraan pendidikan (termasuk didalam nya hal kebijaksanaan pelaksanaan pendidikan) salah satu diataranya kebijakan penyelengaraan Ujian Akhir Nasional (UAN), segala bentuk penyelengaraan UAN diatur pada  POS UN.

Banyak pendapat dari tokoh pendidik yang setuju dengan UN, namun tetap berharap ‘Pelulusan Siswa’ tetap ada di sekolah masing-masing.sebagaimana yang di ucapkan oleh Drs.Hermayandana,Spd , Kepala Sekolah SMPN 17 Tangsel, di sela acara seminar Profesionalisme Guru di masa depan,pekan yang lalu.

” Saya setuju dengan UN sebagai program nasional, namun saya tetap mendukung standar pelulusan tetap di sekolah masing-masing”ujarnya.

Menanggapi persiapan pelaksanaan UAN, Seherman S.Pd Praktisi Pendidikan mengatakan “ bahwa dalam pelaksanaan UN Tentunya hal ini tidak menutup kemungkinan ada hal yang bisa dilaksanakan dengan lancar, dan adapula hal yang akan mengalami kendala, terkait be-berapa hal tersebut dalam pelaksanaan UAN perlu di evaluasi bersama tentang POS UN tersebut, mengapa hal ini diperlukan?, tentunya memiliki beragam macam jawaban, hal ini bisa dilihat dari beberapa aspek seperti; waktu, efesiensi, efektivitas, pleksibelitas. Kita ambil contoh satu diatara sekian banyak hal tentang perbedaan POS UN 2012 dan 2013, pada POS UN 2013 tercantum bahwa untuk proses penyerahan LJUN dari satuan pendidikan ke pemindaian (Banten Untirta) langsung dihantarkan oleh Pengawas perguruan tinggi ke pemindaian, Pos UN Bagian V.Pemeriksaan Hasil Ujian Nasional, Bagian A. Pengumpulan Hasil Ujian poin b. “Pengawas satuan pendidikan dari perguruan tinggi menyampaikan amplop LJUN ke perguruan tinggi untuk dilakukan pemindaian”, ungkap nya.

Selanjut nya, ketika berlangsung nya pelaksanaan UAN tentu Tidak sesederhana itu kita melaksanakan hal tersebut, ada banyak hal mungkin terjadi ??? seperti : 1. kemacetan dijalan saat pengiriman LJUN dari satuan pendidikan tingkat kabupaten/kota menuju provinsi dalam waktu yang bersamaan, 2. Biaya pengiriman dari titik satuan pendidikan menuju provinsi, 3.waktu tempuh dari satuan pendidikan menuju provinsi, 4. dan penumpukan di titik pengumpulan LJUN di tingkat Provinsi, ”jelasnya”.

Hal tersebut pernah saya tanyakan pada kegiatan Rakor dan sinkronisasi DAK dan BSM SMP di Jakarta beberapa waktu yang lalu, yang secara terjadwal ada perwakilan BSNP dengan jawaban mesti dibawa pada rapat revisi BNSP untuk membuat edaran perubahan POS UN 2013.” Tutur Suherman S.Pd”.

Tentunya hal ini jangan sampai jadi sebuah kemubajiran dan segera  perlu disikapi ! bayangkan dengan UN 2013 tingkat kota tangerang selatan dengan jumlah sekolah yang menyelengarakan ujian cukup banyak, 56 SMA, 58 SMK, 16 MA.  Sementara sekolah jenjang dikmen di Provinsi Banten yang akan melaksanakan UAN SMA 456, SMK 482 dan MA 326, jadi ada 1264 sekolah dari 8 kabupaten/kota se- provinsi Banten akan berkumpul dalam waktu bersamaan (penyerahan LJUN di Untirta) tentunya akan ada beberapa kepentingan masyarakat yang perlu dipertimbangkan supaya tidak terganggu. Seperti : dalam hal layanan administrasi penyerahan LJUN dari titik penyelengaraan/satuan pendidikan menuju titik akhir pengumpulan hasil LJUN, yang tentunya  memerlukan layanan yang sangat mengedepankan pleksibilitas dan efesiensi waktu,”Harap Suherman S,Pd”.

Dengan kata lain, agar para pihak pemangku kepentingan dapat duduk bersama untuk melakukan evaluasi guna menemukan sebuah alternative yang tepat dalam hal pelaksanaan penyelenggara UN di tiap sekolah, dindik kab/kota dan provinsi  dengan tujuan menghindari perbedaan yang terjadi dilapangan, sehingga ada keseragaman kebijakan yang sesuai POS. Tentu kita berharap akan hadir tempat pengumpulan LJUN di Tingkat Kabupaten/Kota agar efisiensi waktu, biaya, efektivitas, dan pleksibelitas dalam pelaksanaan UAN 2013 ini. (MLA)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
BACA JUGA :
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil