Sabtu, 19 April 2014
next next next
Rabu, 24 April 2013 — 09:45:57 WIB

Pilkada Kota Bogor, Enam Pasagngan Independen Daftar ke KPU

Bogor, SENTANAonline.com

ENAM pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Bogor, Jawa Barat perseorangan (independent, red), telah menyerahkan dokumen dukungan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kota Bogor, Jalan Gunung Gede 1 No 6, Kelurahan Babakan, Kecamatan  Bogor Tengah.

Sedangkan tiga orang lagi, akan menyusul. “Jadi, sudah ada 9 pasang yang akan maju melalui perseorangan. Maka, kita lihat saja nanti, apakah mereka memenuhi syarat yang ditentukan,” ujar Ketua KPU Kota Bogor, Agus Teguh Suryaman, dalam Sosialisasi Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2013, di Bale Binarum, Selasa (23/04/2013).

Dia menjelaskan, pemilihan umum Walikota dan Wakil Walikota Bogor akan digelar 14 September 2013. Untuk menghemat biaya, Agus Teguh berharap, Pilwakot di Kota Bogor dapat berjalan satu putaran saja. “Kalau bisa, cukup satu putaran. Siapapun yang terpilih biar masyarakat yang menentukan,”  kata Agus.

Agus juga menjelaskan, APBD Kota Bogor telah mengucurkan Rp25 miliar untuk Pilwakot 2013. Dengan asumsi pemilihan berlangsung dua putaran. Namun, bila salah satu calon pasangan walikota dan wakil walikota Bogor dapat memperoleh suara 30% + 1, maka pemungutan suara II tidak lagi diperlukan.

“Angka tersebut cukup besar dan cukup berat. Putaran I saja menghabiskan biaya sebesar Rp 19 miliar. Jadi, kalau kita bisa satu putaran, kita bisa menghemat. Karena, banyak kebutuhan lainnya yang lebih penting untuk pendidikan, dan jalan-jalan yang rusak yang harus diperbaiki,” tambahnya.

Sebelumnya, KPU telah telah menyusun tahanan jadwal Pilwalkot 2013, dan telah menerima DP4 dari Pemerintah Kota Bogor pekan lalu. “ Saat ini  KPU tengah melakukan penyusunan pemutahiran data pemilih dan penyusunan DPS (Daftar Pemilih Sementara).

Sementara itu, Walikota Bogor, Diani Budiarto dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bogor, Aim Halim Hermana menjelaskan, sebagai abdi masyarakat, PNS memiliki peran dan tanggung jawab untuk memastikan pemilu berjalan dengan tertib dan aman.

Untuk itu Aim berharap seluruh peserta sosialisasi yang datang hari ini dapat segera membaca dan mempelajari tahapan dan jadwal pilwalkot. “Saya harap semua jadwal tahapan pemilu walikota 2013 bisa segera dibaca. Karena, Pemda harus ikut bertanggung jawab berlangsungnya Pemilu. Jadi, pahami aspek hukum peran dan fungsinya,” ingat Aim.(TURI)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil