Kamis, 24 Juli 2014
next next next
Rabu, 15 Mei 2013 — 08:56:35 WIB

Harga Solar Subsidi Naik, Harga Tiket Kereta Juga Siap Naik

Jakarta, SENTANAonline.com

RENCANA pemerintah menaikkan harga BBM subsidi, termasuk solar subsidi menjadi Rp 5.500/liter bakal berdampak pada kenaikan harga tiket kereta, khususnya kelas bisnis, eksekutif, dan ekonomi AC.

Kenaikan dipicu akibat bahan bakar yang digunakan adalah solar jenis High Speed Diesel (HSD) yang disubsidi oleh pemerintah. "HSD diesel sekarang itu masih subsidi. Untuk kelas bisnis, eksekutif, dan ekonomi AC yang harganya dipegang oleh KAI tentunya ada kecendrungan untuk naik. Namun sesuai dengan harga kewajaran," ujar Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Mateta Rizalulhaq saat berdiskusi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (14/5).

Untuk tahun lalu, ia mengatakan, kuota bahan bakar minyak jenis solar untuk kereta api telah ditetapkan sebesar 169 ribu kiloliter (KL). Namun dari jumlah itu hanya terserap sebesar 90% saja.

"Kuota bahan bakar minyak jenis solar HSD yang digunakan lokomotif dan kereta pembangkit itu 169.966,527 KL, namun hanya terserap 90%. Kalau itu memang naik ya bagaimana itu nanti," imbuhnya.

Namun ia memastikan, kenaikan harga tiket kereta nantinya tidak begitu besar. Kenaikan ini tidak berlaku untuk kelas ekonomi yang masih disubsidi oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

"Kita tidak naikkan sejak 11 tahun yang lalu kereta ekonomi jarak jauh. Daya beli kewajarannya berapa itu yang kita perhitungkan. Namun untuk kelas eksekutif, bisnis dan kereta ekonomi AC yang menentukan harga adalah PT KAI. Jadi ada penyesuaian harga tiket," jelasnya.

Sementara PT KAI Daop II Bandung ampai saat ini belum menjual tiket kereta untuk sejumlah kereta api tambahan saat lebaran karena masih menunggu keputusan dari Direksi PT KAI.

"Memang sudah ada beberapa rangkaian KA komersial maupun binis yang sudah penuh 100 persen. Untuk kereta tambahan belum dijual, masih menunggu dari pusat," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno, di Bandung, kemarin.

Menurut Bambang, beberapa rangkaian KA pada musim angkutan Lebaran 2013 khususnya pada 2-5 Agustus 2013 sudah ada yang penuh, antara lain KA Ekonomi Kahuripan, KA Lodaya, KA Turangga, dan Argo Wilis. Reservasi tiket angkutan Lebaran sudah dilakukan sejak 1 Mei 2013.

Data PT KAI menyebut animo masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket cukup tinggi sehingga rata-rata sudah di atas 70 persen, bahkan untuk pemberangkatan H-2 dan H-1 sudah ada yang habis terpesan.(STN)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda