Minggu, 20 April 2014
next next next
Selasa, 21 Mei 2013 — 10:35:10 WIB

Kadin Cipata Karya Diduga Suap Oknum Polisi Ratusan juta

 

Karawang, SENTANAonline.com

MENYOAL Paket penerangan jalan umum (PJU) Tahun Anggaran 2012 oleh CV.Prima Cipta senilai Rp 187.717.000 yang diduga bermasalah dengan rekanan bernama Saryani yang melarikan diri sebelum pekerjaan selesai, Polres Karawang memanggil H.Yusup Abdulgani Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Karawang sebagai penanggungjawab anggaran untuk diminta keterangannya.

“Pemerikasaan terhadap beberapa orang pejabat Cipta Karya Karawang seperti Kepala Dinas sebagai penanggung jawab, PPTK dan KPA beberapa minggu yang lalu nampaknya tidak ada tindak lanjut. Kabarnya Kepala Dinas, PPTK dan KPA menyepakati untuk memberikan sejumlah uang dan Paket kepada oknum Polisi supaya kasus nya tidak dilanjut,” ungkap sumber kepada SENTANA kemarin.                                         

Menurut sumber, yang jadi permasalahan ketika rekanan Saryani, CV.Prima Cipta kabur dan tidak menyelesaikan pekerjaannya sesuai SPK. “Padahal pemda sudah membayar lunas kepada rekanan,” tukasnya.

Sementara Novi Kasi PJU selaku PPTK dalam paket tersbut mengatakan, Pemda belum membayar lunas seperti yang terkabar. “Saya berani menjamin 100 persen uangnya masih ada di DPP KAD dan belum dicairkan. Adapun permasalahan Suryani kabur karena ada permasalahan dengan Panjaitan masalah tanah,’ paparnya.

Tetapi Suryani sebelumnya sudah menjaminkan SPK-nya ke Bank Jabar Banten (BJB) sebesar 60  persen dari nilai kontrak. “Kalau ada informasi sudah dibayar lunas itu tidak benar, malah Pemda punya utang kepada Suryani 11 titik PJU dari 75 titik yang sudah terpasang,” kelit Novi kepada Sentana di ruang kerjanya kemarin.

Novi juga mengakui bahwa awal Mei kemarin dirinya dipanggil Polres Karawang dan telah mejelaskan ke penyidik tentang permasalahan sebenarnya dan tidak ada masalah. “Selain saya, Kepala Dinas dan KPA Basuki yang sekarang di Satpol PP juga dipanggil polisi. Dan saya mengatakan yang sebenarnya karena ada aturan harus memberikan informasi yang sebenarnya,” kata Novi.

Sementara Kepala Dinas Cipta Karya, H.Yusup Abdulgani ketika mau dikonfirmasi selalu menghindar. Bahkan ketika beberapa kali didatangi ke kantornya tetap tidak ada di tempat. Dicoba dihubungi lewat telepon selulernya juga selalu mengatakan banyak pekerjaan.(SAM)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil