Rabu, 16 April 2014
next next next
Senin, 21 Maret 2011 — 04:08:50 WIB

7 Kasus Korupsi Pemkot Depok Belum Tuntas


Depok, SENTANAONLINE.com - Berdasarkan hasil pantauan dan insvestigasi lapangan LSM KAPOK, pada tahun 2010 yang lalu, Paling tidak ada 7 (tujuh) Berkas Kasus dugaan korupsi di Jajaran Pemkot Depok yang sampai sekarang masih belum diproses secara tuntas dan transparan oleh Kejaksaan Negeri (KEJARI) Kota Depok.

Salah satunya adalah kasus dugaan korupsi pengadaan Mesin Pengolahan Sampah Tahun Anggaran 2008 di Dinas Kebersihan & Pertamanan Kota Depok (DKP). Padahal berkas kasus tersebut juga telah sampai kepada Pihak Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK). Saat itu Kepala Dinas DKP adalah Ir. Walim Herwandi, dan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) selaku Kuasa Perngguna Anggaran (KPA) adalah Yusmanto SH. Namun sangat disayangkan  proses pemeriksaan kasus tersebut tidak jalan samapai saat ini.

Padahal kasus tersebut adalah atas laporan berbagai LSM Depok terhadap Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Akan tetapi KPK sendiri melimpahkan kasus dugaan korupsi pembelian Mesin UPS itu terhadap Kejari Depok. Namun pada  kenyatannya, bahwa Kejari  Depok terkesan mempermainkan dugaan kasus korupsi pembelian mesian UPS tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Kasno Kordinatro LSM Kapok.

Lanjut LSM Kapok, Alangkah indah dan elok jika Bpk. ZULKIFLI SIREGAR, SH, MH (Kepala Kejaksaan Negeri Depok) beserta jajarannya, mau dan bersedia menggelar "ekspos publik" untuk menjelaskan kepada masyarakat dan Media Massa tentang tindak lanjut kasus dugaan Korupsi dimaksud dan secepatnya menuntaskan proses penyidikan mereka dengan terbuka tanpa tebang pilih.

Kalau memang Kejari Depok, tidak mau melanjutkan kasus tersebut, karena diduga sudah masuk angin, sebaiknya KPK segera mengambil-alih berkas kasus pembelian mesin UPS tersebut yang nilainya sebesar Rp.20 Miliar itu. Sebab terbukti bahwa mesin UPS yang dibeli tersebut, saat ini  hamipr semuanya sudah mengalami kerusakan. Sebab mesin tersebut memang adalah hasil rakitan lokal, tidak buatan hasil produksi dari Jepang, seperti yang tertera dalam RAB, hal itu berarti diduga sudah sudah menyalahi aturan.  (dip/cn)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil