Minggu, 20 April 2014
next next next
Selasa, 12 April 2011 — 03:26:27 WIB

Balitbang PU : Pengelolaan Irigasi Masih Konvensional Makro


Pengelolaan Irigasi Masih Konvensional Makro (Wordpress)

Jakarta, SENTANAONLINE.com - Pengelolaan irigasi selama ini bertumpu pada pengelolaan irigasi konvensional makro. Pengembangan dan pengelolaan irigasi mikro menjadi alternatif dalam meningkatkan keberhasilan dan keberdayaan guna penggunaan air irigasi. Padahal pengembangan dan pengelolaan irigasi mikro (drip irrigation) perlu didukung inovasi teknologi yang berkelanjutan.

Hal ini disampaikan oleh Moh. Hasan Kepala Badan Litbang Kementerian Pekerjaan Umum (PU), selaku Ketua Kongres dan Seminar Nasional Komite Nasional Indonesia (KNI) - International Commission Irrigation and Drainage (ICID), 8 - 9 April 2011 di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Irigasi mikro adalah irigasi masa depan. Pengelolaan irigasi mikro menghasilkan efisiensi dalam hal penggunaan air. Pada pengelolaan irigasi mikro ditanam high value crop, seperti paprika, melon, anggur, hingga strawberry. Hal ini dapat menjadi kesempatan bagi petani untuk menaikkan pendapatan,” jelas Moh. Hasan.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa hal yang perlu diperhatikan dan diwaspadai ke depan adalah praktek proteksi pangan negara-negara maju guna antisipasi krisis pangan, serta praktek land grabbing.

KNI-ICID selaku organisasi profesi diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan sumber daya air. Sekaligus menjadi wadah pembinaan sumber daya manusia di bidang irigasi dan drainase. Dalam sambutan Direktur Jenderal Sumber Daya Air, yang disampaikan oleh Direktur Irigasi dan Rawa, Imam Agus Nugroho, mengharapkan agar pada seminar KNI-ICID dapat memunculkan terobosan untuk mengantisipasi berbagai tantangan bidang sumber daya air dan irigasi, seperti masalah ketersediaan air, alih fungsi lahan irigasi teknis, hingga berbagai macam potensi krisis pangan hingga krisis energi.

Pada Kongres dan Seminar Nasional KNI-ICID telah terpilih Moh. Hasan, selaku Ketua KNI-ICID untuk periode 2011-2016. Dirinya menggantikan Roestam Sjarief yang telah selesai masa jabatannya. Pada kesempatan itu juga terpilih Arie Setiadi Moerwanto, sebagai Ketua Bidang Water Management, Environmental, and Technology.

Imam Agus Nugroho, sebagai Ketua Bidang Irrigation and Drainage, serta dari kalangan akademisi dan profesional terpilih Indratmo Soekarno, sebagai Ketua Bidang Flood and River Basin Management.

Kongres dan Seminar Nasional KNI-ICID yang mengambil tema Pengembangan Irigasi Mikro pada lahan kering di Indonesia dihadiri oleh 200 orang dari berbagai institusi baik pemerintah maupun kalangan akademisi profesional dan anggota KNI-ICID. (PS)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil