Kamis, 24 April 2014
next next next
Kamis, 30 Juni 2011 — 10:40:21 WIB

Masyarakat Bongkar Trotoar Pemko Tanpa Ijin.

Bekasi,SENTANAONLiNE.com.-- Pembongkaran trotoar  yang diperuntukkan untuk fasilitas bagi pejalan kaki  sering diserobot warga dengan membongkar trotoar yang dibangun pemerintah seperti yang terjadi pada Jalan Sudirman, Bekasi Barat, Kota Bekasi, hasil pantauan SentanaOnLine, di lokasi, Rabu 29/6/2011, trotoar yang dibongkar,  diduga belum mendapatkan ijin, yang berlokasi di depan sebuah rumah makan 'WJ'. Bongkaran trotoar yang dibongkar tanpa ijin tersebut, diperkirakan mencapai lebar 1.5 meter  dengan panjang lebih kurang 20 meter.
Adapun pembongkaran trotoar milik negara itu diduga bersifat sementara, karena kebutuhan rumah makan sebagai pintu masuk  sekaligus sarana parkir bagi rumah makan yang kabarnya akan menyajikan menu khas sunda itu. Namun, kejadian pembongkaran yang diduga illegal itu, akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam hal ini Dinas Bina Maraga dan Tata air (Disbimarta).
Ketika dikonfirmasi adanya pembongkaran adanya pembongkaran trotoar di Jalan Sudirman , Kepala Disbimarta Momon Sulaeman, mengaku, belum mengtahui kalau ada trotoar yang dibongkar di jalan Sudirman Bekasi. “Saya belum mengetahuinya, adanya pembongkaran trotoar pada jalan Negara tersebut. Walaupun jalan tersebut statusnya jalan negara, tetap harus minta permohonan dari Disbimarta,” kata Momon kaget.
Dengan mendapat informasi tersebut Momon berjanji, akan segera melakukan pemeriksaan kel apangan dan juga menanyakan kepada pejabat sebelumnya untuk memastikan apakah pembongkaran trotoar tersebut illegal atau tidak, kata Momon yang baru dua minggu dilantik  menjadi kadis Bimarta itu.
Sementara  pihak pengelola rumah makan sendiri tidak ada yang bisa dimintai keterangan. Hanya saja , dilokasi ada  beberapa pegawai bangunan  yang sedang melakukan pekerjaan pembangunan di lahan yang diduga menjadi lokasi parkir pada rumah makan tersebut.
Salah satu orang yang diduga pekerja  ketika ditanya, tidak berani memberi keterangan  dan terkesan menghindar ketika ditermui wartawan yang sekaligus melakukan pemotretan di lokasi. “Maaf saya tidak tahu mas hanya pekerja,”ucap singkat salah satu pegawai bangunan sambil berlalu.
Terkait dengan hal tersebut,  Anggota Komisi B DPRD Kota Bekasi, Andi Zabidi meminta kepada pihak Pemkot Bekasi, agar melakukan pengecekan dan menindaklanjuti adanya pembongkaran trotoar yang diduga ilegal. “Pembongkaran trotoar sudah sering terjadi walaupun tidak memiliki ijin dari pemerintah. Untuk itu, Pemkot kami minta segera menindak lanjuti kalau ada kejadian seperti itu. Juga kedepan diminta dinas terkait benar-benar melakukan pengawasan dilapangan agar tidak tetrjadi kesewenang-wenangan, karean peruntukan trotoar itu dibuat, diperuntukkan untuk pejalan kaki,” pungkas Andi.
Penulis: Robesk Sitompul.

clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil