Senin, 21 April 2014
next next next
Senin, 28 November 2011 — 05:42:04 WIB

KKP Galakkan Industrialisasi 65.000 UKM Ikan Pindang

 

Jakarta, SENTANAonline.com

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan menggalakkan industrialisasi sekitar 65 ribu unit usaha kecil dan menengah terkait pengolahan ikan pindang di Indonesia. "KKP menggalakkan industrialisasi perikanan termasuk UKM untuk ikan pindang," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo saat membuka Festival Pindang Nusantara di Jakarta, Sabtu.

Menteri Kelautan dan Perikanan memaparkan, berdasarkan data Asosiasi Pindang Ikan Indonesia, saat ini terdapat 65.766 unit pengolahan ikan pindang di Indonesia. Menurut Cicip, proses peningkatan industruliasi ikan pindang bermanfaat untuk beragam hal antara lain untuk meningkatkan daya saing serta menambah nilai tambah bagi produksi ikan pindang tersebut.

Ia juga mengemukakan, salah satu dari persoalan yang dihadapi berbagai industri pengolahan ikan pindang di Indonesia akhir-akhir ini adalah kekurangan pasokan bahan baku untuk proses produksi.

"Total kebutuhan bahan baku seluruh unit pengolahan ikan pindang yang tercatat di Indonesia dapat mencapai 157 ribu ton per bulan," katanya.

Masalah lain, ujar dia, adalah persoalan terkait fluktuasi harga, belum ada standar yang tepat bagi proses pengolahan pindang, dan para pihak produsen dinilai masih belum terlalu memperhatikan tentang proses keamanan dan mutu produknya.

Cicip memaparkan, KKP akan membangun suatu sistem yang akan memperlancar akses pengiriman dari wilayah Indonesia bagian timur yang banyak menjadi tempat produksi ikan kepada wilayah Indonesia bagian barat yang kerap menjadi tempat pemasaran produk hasil perikanan.

Ia juga mengingatkan bahwa ikan pindang adalah hasil produk perikanan yang tumbuh karena kreativitas anak bangsa karena ikan pindang dinilai hanya terdapat di Indonesia.

Senada dengan Cicip, Direktur Jendral Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP Victor PH Nikijuluw mengatakan, alasan mengapa KKP mengadakan Festival Pindang Nusantara yaitu antara lain karena ikan pindang hanya terdapat di Indonesia.

Alasan lainnya, ujar Victor, adalah untuk mengangkah potensi ekonomi kerakyatan dan 65 ribu UKM pengolahan pindang serta memperkenalkan ikan pindang kepada masyarakat strata menengah ke atas yang masih enggan menyantapnya. "Jumlah peserta yang tercatat lebih dari 700 orang, termasuk tujuh perusahaan skala besar dan 200 perusahaan skala UKM," katanya.

Victor mengutarakan harapannya agar Festival Pindang Nusantara yang pertama kali digelar ini dapat menjadi kegiatan rutin tahunan dari KKP.(ANT)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
BACA JUGA :
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil