Rabu, 16 April 2014
next next next
Rabu, 21 Maret 2012 — 01:55:01 WIB

Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Berakhir Ricuh

 

Serang, SENTANAonline.com

RATUSAN Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Untirta, Selasa (20/3) melakukan aksi demo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan diberlakukan pemerintah pada tanggal 1 April mendatang  berahir ricuh.

Demo Mahasiswa di depan gedung DPRD Provinsi Banten ini mendesak Pemerintah supaya membatalkan kenaikan harga BBM.

“Kali ini kami tidak hanya dari sebagian Mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM,tapi ini sangat jelas dengan kasat mata membuat rakyat dan mahasiswa merasa gerah akan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat.Kenaikan BBM dari Rp 4500 menjadi  Rp 6000 per liter sangat-sangat membebani Rakyat,” kata pendemo.

Naiknya harga minyak dunia tidaklah menjadi alasan untuk menaikkan harga BBM di Indonesia ini. Dalam UU APBN tahun 2012 pasal 7 ayat 6 disebutkan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM, kini pemerintah telah “menjilat ludah” sendiri dengan menaikkan harga BBM per 1 April 2012 mendatang.

“Kebijakan ini bertentangan dengan semangat dan azas demokrasi yaitu dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat di mana pemerintah harusnya mampu memainkan peran untuk mensejahterakan rakyatnya. Karena pemerintah dibayar dengan uang rakyat, tapi disini jelas pemerintah seolah tidak memikirkan dampak dari kenaikan harga BBM, yang ujungnya rakyat mnjadi korban,” teriak para pendemo.

Pemerintah saat ini lagi-lagi berupaya membodohi rakyat dengan memberikan kompensasi untuk rakyat miskin dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Bantuan Langsung Masyarakat Sementara (BLMS) sebesar Rp 150 ribu setiap bulan.

“Ini sama saja pemerintah menyepelekan rakyat. Artinya bukan solusi dari kenaikan harga BBM, melainkan membentuk stigma rakyat Indonesia untuk berpikir instan. Pemerintah harusnya mampu memberikan fasilitas, infrastruktur, lapangan pekerjaan yang baik untuk masyarakat. Oleh karena itu kami KBM Untirta dengan tegas menolak kenaikan harga BBM,” pungkas para mahasiswa.

Aksi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam KBM Untirta di depan gedung DPRD Banten awalnya berjalan damai, namun kericuhan terjadi saat polisi bereaksi memadamkan kobaran api dari ban bekas yang dibakar oleh mahasiswa tepat di depan plang DPRD Banten.

Baku hantam antara mahasiswa dan petugas kepolisian pun tidak terhindarkan bahkan beberapa petugas bertindak represif dengan memukuli sejumlah mahasiswa yang berada di depan plang gedung DPRD Banten. Tidak hanya itu, petugas juga sempat menembakkan gas air mata untuk membubarkan paksa para pendemo.

Dalam aksi ini mahasiswa menuntut agar pemerintah pusat membatalkan rencana kenaikan harga BBM pada awal april mendatang.  Mahasiswa pun mendesak agar Sulilo Bambang Yudhoyono mundur karena dianggap telah mengeluarkan kebijakan yang tidak pro rakyat

Dalam insiden ini sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka akibat pukulan petugas dan terkena gas air mata sementara seorang petugas pun sempat mendapatkan perawatan akibat terkena gas air mata.(PES)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
BACA JUGA :
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil