Rabu, 16 April 2014
next next next
Senin, 02 April 2012 — 05:03:44 WIB

Proyek Pemasangan Pipa IKK Leuwidamar-Cimarga Belum Serah Terima

 

Banten, SENTANAonline.com

PROYEK pengadaan dan pemasangan pipa IKK Leuwidamar – Cimarga hingga saat ini belum di serah terimakan. Hal ini diduga karena masih banyaknya item-item pekerjaan  pada pembangunan tersebut yang belum terpasang/dikerjakan.

Proyek senilai Rp 7.612.732.000 ini seyogyanya akan diserah terimakan olehSatuan Kerja (Satker)  Pengembangan Kinerja air Minum Banten Direktotrat Jenderal Cipta Karya-Kementerian Pekerjaan Umum kepada Perusahaan Dearah Air Minum Lebak pada bulan Desember 2011 lalu.

“Kami sangat berharap proyek itu cepat-cepat di serah terimakan karena masyarakat  Lebak juga Butuh air Bersih. Seharusnya sesuai dengan waktu yang telah di jadwalkan proyek itu harus diserahterimakan pada bulan Desember  2011yang lalu,sekarang ini sudah bulan empat tapi belum ada sinyal dari Satker pengembangan air minum Banten untuk menyerahkannya,” kata Rahmat salah seorang dtaf bagian perencanaan PDAM Lebak ketika dihubungi melalui telepon genggamnya kemarin.

Menurut Rahmat, kalau proyek itu akan di serahkan ke PDAM Lebak harus dalam keadaan siap pakai  100 %, artinya tidak ada lagi kekurangan atau item-item yang tidak terpasang,karena PDAM Lebak juga tidak akan mau menerima proyek itu kalau masih ada kekurangan.

“Saya yakin dalam waktu dekat ini proyek itu belum akan diserahterimakan, karena menurut petugas teknis yang  kami turunkan untuk mengecek proyek itu ke lapangan, ternyata  masih ada  kekurangan  yang harus diperbaiki seperti saklar, pipa yang belum tersambung dan lain sebagainya,” papar Rahmat.

Selain itu, lanjut Rahmat, selama ini pihaknya  tidak pernah di libatkan ataupun di undang untuk melakukan pengetesan  pada hal untuk mengetahui kekurangan daripada proyek itu harus dilakukan percobaan.

“Kalau kami dilibatkan dalam pengetesan alat-alat yang ada pada mesin itu, minimal petugas kami yang di lapangan nantinya bisa mengerti cara pengoperasiannya, dan mengatasi persoalan apabila sewaktu-waktu ada masalah,” ungkapnya.

Hasil pantauan yang dilakukan wartawan di lokasi proyek pengadaan dan pemasangan pipa IKK Leuwidamar-Cimarga menyebutkan, pipa air dari sungai ke bak penempungan belum tersambung, hal ini menandakan bahwa proyek ini belum rampung 100%.

Proyek SPAM IKK Leuwidamar di Kabupaten Lebak dibagi menjadi tiga paket pekerjaan. Paket pertama untuk Pengadaan dan Pemasangan IPA Beton Kap 50 L/Dt lengkap yang dilaksanakan oleh PT. Mahakar Wiguna Karya, nilai kontrak sebesar Rp7 .612.732.000,  paket kedua untuk pekerjaan pengadaan pipa PVC dan Aksesoris dia 300mm -6.120 meter dengan pelaksana PT Adli Urdha dengan nilai kontrak Rp3.872.100.000 dan paket ketiga untuk pekerjaan Pemasangan pipa PVC dia 300 mm – 6.120 meter dengan pelaksana CV Budi Utama Jaya dengan nilai kontrak Rp 546.656.000.

Setidaknya, pekerjaan Pengadaan dan Pemasangan IPA Beton Kapasitas 50 Liter Perdetik Lengkap dikerjakan oleh PT Mahakar Wiguna Karya dengan nomor kontrak KU.08.08/SPKK/SK-PKPAM/LBK-AM-02/III/2011, Tgl kontrak 10 maret 2011 dengan waktu pelaksanaan 210 hari kalender menelan dana sebanyak Rp.7.612.732.000,- diduga bermasalah dan tidak mengacu kepada juknis dan peraturan yang ada. Kalau sesuai dengan juknis terkait pekerjaan IPA yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum, Surat perintah mulai kerja (SPMK) paling lambat dikeluakan 14 hari dari tanggal kontrak, tapi kenapa sampai akhir tahun, pekerjaan  tersebut belum juga selesai sampai saat ini.

RT Harja yang mengaku sebagai petugas pengamanan saat ditemui dilokasi proyek mengakui bahwa pekerjaan proyek itu sudah selesai, hanya menunggu serah terima dengan PDAM Lebak. “Memang pernah ada pipa yang pecah ketika diadakan pengetesan  tapi itu sudah disambung kambali,” katanya.

Ketika di singgung mengenai pipa dari sungai ke penampungan induk yang belum tersambung haingga saat ini, Harja pun mengaku tidak paham dan menyuruh wartawan untuk menanyakan hal itu kepada Yudi kepala Satker  Pengembangan Kinerja air Minum Banten. “Saya tidak mengerti mengenai teknis Pa, kalau untuk lebih jelasnya silahkan hubungi Bapak Yudi saja,” ujarnya.

Kepala Satker Pengembangan kinerja air minum Banten IR Yuddi Adriyana ketika akan di konfirmasi Sentana tidak pernah berhasil,bahkan ketika di hubungi melalui telepon selulernyapun tidak pernah nyambung. (PES)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
BACA JUGA :
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil