Jumat, 18 April 2014
next next next
Selasa, 29 Mei 2012 — 06:34:40 WIB

PT.Maju Jaya Perkasa Didemo

 

Karawang, SENTANAonline.com

RATUSAN massa yang mengatasnamakan  Lembaga Solidaritas Keadilan Rakyat (LASKAR) Kabupaten Karawang melakukan aksi unjuk rasa di lokasi pembangunan  proyek PT. Makmur Jaya Perkasa (MJP) yang masih satu bendera perusahaan  dengan PT. Hebel-2 di Desa Cimahi Kecamatan Klari,

Mereka menuntut agar pembanguann proyek tersebut dihentikan pembangunanya karena  PT.MJP  yang dibangun  diatas tanah sekitar 5 hektar sedang  dalam sengketa diperadilan Mahkamah Agung . Ironisnya menurut mereka, kendatipun PT.MJP dibangun diatas tanah sengketa, tapi Badan Perencanaan Daerah ( Bappeda) Pemda Karawang malah memberikan  rekomendasi kelayakan investasi nomor 582/58 /Pras-TR tanggal 1 Maret 2011 untuk PT.Makmur Jaya Perkasa. Kemudian Dinas Cipta Karya juga sudah memberikan  Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk PT. MJP.

Ketua Umum LSM Laskar Karawang Suparno  menjelaskan, lokasi tanah yang dibangun PT.MJP sekitar 5 hektar tersebut tengah disengketakan ditahap PK (Peninjauan Kembali) pada peradilan Mahkamah Agung. Menurut dia, pihaknya mendemo perusahaan tersebut didasari dari lembar risalah pemberitahuan dan penyerahan kontra memori Peninjauan Kembali(PK) Pengadilan Negeri Karawang No : 28/PDT/G/2004/PN.KRW pada 25 Januari 2012 berdasarkan surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Karawang tertanggal 4 September 1999 NomorW8.DG.KP.04.12.2468-99.

Sedangkan hasil  dialog terbuka diruang rapat Bupati Karawang, Kabid BPMPT Pemkab Karawang Drs.Okih Hermawan  menyebutkan,  mensikapi tuntutan LSM Laskar yang meminta agar pemerintah daerah mencabut seluruh ijin yang pernah diterbitkan dan menutup kegiatan proyek MJP (Hebel-2) menurut dia sebelum terbit putusan hukum (inkrag van gewidz) atas upaya Peninjauan Kembali diperadilan Mahkamah Agung,pihaknya akan lakukan  rapat kerja dahulu dengan OPD terkait.

Sementara itu sebelum diprotes LSM Laskar, warga Desa  Cimahi Kecamatan Klari juga merasa tidak nyaman dilingkungan sekitarnya akibat pabrik penghasil batu apung yaitu PT.Makmur Jaya Perkasa  sering menimbulkan polusi berupa bau yang menyengat. Persoalannya bukan hanya itu saja yang dirasakan oleh warga, tapi suara bising dari mesin pabrik juga mengganggu ketenangan warga setempat. Begitupula pada saat musim penghujan,sering menimbulkan banjir ,padahal sebelum berdiri perusahaan tersebut,dilingkungan warga tidak pernah terjadinya banjir.

PT.Makmur Jaya Perkasa  yang masih satu manajemen dengan PT.Hebel tersebut diduga sudah melanggar Undang-Undang No.32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dan PP No.29 Tahun 1997 Tentang Pemeliharaan Kebersihan Lingkungan.

Menurut salah seorang warga setempat Tata Suparta asal dusun Caringin  menyebutkan,pada dasarnya warga setempat  setuju berdirinya perusahaan itu diwilayahnya. Namun menurutnya yang dia tidak setuju adalah limbahnya yang bau menyengat. Sudah tentu dampaknya akan mengganggu kesehatan warga. Menurut pengakuanya, pada awalnya  warga disini tidak tau  PT.Makmur Jaya Perkasa  itu memproduksi batu apung. Karena manajemen perusahaan bilang ke warga bukan untuk produksi batu apung,tapi buat gudang seluas 1(satu)hektar. Menurutnya, warga disini tidak pernah menandatangani ijin lingkungan untuk berdirinya perusahaan tersebut. Pihak warga juga sudah membuat surat pernyataan penolakan.

Sedangkan menurut Dedi masih warga setempat mengatakan,pihaknya mengharapkan komitmen yang jelas dari pihak perusahaan yang sudah menimbulkan pencemaran lingkungan karena ini menyangkut nyawa manusia. Sekarang saja sudah banyak warga yang terjangkit penyakit saluran pernapasan(ISPA), apalagi nanti kedepannya. Diakuinya,pihak warga sudah memprotes perusahaan tersebut dengan melayangkan surat ke setiap stakeholder yang terkait diwilayah Pemkab Karawang. Namun sampai saat ini belum ada jawabanya tentang keluhan warga Desa Cimahi. (SAM)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
BACA JUGA :
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil