Jumat, 18 April 2014
next next next
Minggu, 14 Oktober 2012 — 01:03:31 WIB

Petani Banten Minta Perbaikan Irigasi

 

 

Serang, SENTANAonline.com

PETANI di Banten mendesak pemerintah provinsi dan kabupaten untuk melakukan perbaikan irigasi pertanian yang rusak. Rusaknya irigasi tersebut dapat menghambat peningkatan produksi pertanian.

Ketua KTNA Provinsi Banten Oong Syahroni mengatakan, apabila irigasi tidak segera di perbaiki maka produksi pertanian di Banten akan menurun. “Jika sarana irigasi tidak diperbaiki target Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) di Banten sebanyak 2,1 juta ton tidak akan bisa terealisasi. Termasuk juga, kewajiban produksi untuk nasional sebanyak 300 ribu ton atau 3 persen,” katanya, Jum’at, (12/10).

Oong mengatakan, selain persoalan irigasi pertanian yang rusak, hal lain yang menjadi kendala peningkatan produksi pertanian yakni sulitnya petani mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, serta dukungan anggaran sektor pertanian yang masih jauh dari mencukupi. Petani menggunakan peralatan traktor juga memerlukan BBM agar bisa produksi menggarap lahan pertanian. “Saya berharap nelayan dan petani diberikan khusus untuk memperoleh BBM berubsidi dengan menggunakan jeriken,” jelasnya.

Ditambahkan Oong, kemudahan ini dibutuhkan karena nelayan dan petani merupakan bagian penting untuk ketahanan pangan secara nasional. Mengenai dukungan anggaran pertanian, jelas dia, semestinya terus mengalami peningkatan yang signifikan. Nyatanya dalam APBD provinsi, maupun APBD kabupaten/kota masih tergolong kecil. “Saya kira anggaran pertanian pada APBD Banten sebesar Rp 40 miliar relatif kecil,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Permukiman (DSDAP) Provinsi Banten Iing Suwargi mengatakan, pada 2012 ini pihaknya akan memperbaiki 13 irigasi di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Serang.

Ia menjelaskan, 13 irigasi tersebut adalah irigasi yang pengelolaannya dibawah wewenang Pemprov Banten. Total luas lahan 13 irigasi tersebut mencapai 20.494 hektare. “Perbaikan 13 irigasi itu diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 12 miliar,” ujar Iing.

Dijelaskan, perbaikan irigasi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan irigasi di wilayah Banten. Sebab, banyak irigasi di Banten yang kondisinya rusak. “Ada sekitar 24 persen irigasi yang rusak. Maka, kita perlu memperbaikinya tahun ini,” katanya.(SUG)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil