Minggu, 20 April 2014
next next next
Rabu, 14 November 2012 — 05:15:45 WIB

Disdik Kab. Sukabumi Pelatihan Sekolah SD Inklusif

 

Sukabumi, SENTANAonline.com

DINAS Pendidikan Kabupaten Sukabumi, dampingi lembaga Swadaya masyarakat Amerika (LSM)Healene Keler international (HKI), untuk memberikan bimbingan pelatihan  ilmu bagi guru pengajar anak berkebutuhan khusus di 9 SD inklusif yang ada di Kabupaten Sukabumi, bertempat Di hotel Cleopatra, Pelabuhanratu, Sukabumi Selasa (14/11) kemarin.

Menurut Kasie SD pada Dinas pendidikan kabupaten Sukabumi, Utomo SPd.MMPd mengatakan, bmbingan pelatihan  tersebut diberikan bagi guru di sekolah regular. “Namun sekolah tersebut diberi kepercayaan untuk mengajar anak yang berkebutuhan secara khusus, seperti tuna rungu, tuna wicara, tuna Grahita dan lainnya,” katanya.

Dikatakannya, sekolah tersebut sama seperti sekolah pada umumnya, Cuma yang membedakannya sekolah ini menerima dan melayani anak berkebutuhan khusus dan ruangannyapun disatukan dengan siswa lainnya, untuk itu dinamakan SD inklusif.

Ada tiga jenis pengelolaan sekolah, jelasnya, yaitu sekolah jenis segresi anak berkebutuhan khusus dipisahkan dengan sekolah regular, yang kedua sekolah intregrasi, anak berkebutuhan bersekolah ditempat sama Cuma ditempatkan dalam ruangan terpisah, dan ketiga Sekolah Inklusi anak berkebutuhan khusus belajarnya disatu ruangkan dengan anak biasa.

Diharapkan kedepan, dengan didirikan SD inklusif, Anak berkebutuhan Khusus dapat perlakuan yang pantas dalam menerima pelajaran tidak hanya di sekolah khusus seperti Sekolah Luar biasa (SLB). Namun anak tersebut dapat sekolah pada umumnya anak yang lain.

“Dengan begitu secara psikologis, mereka dapat lebih semangat lagi untuk hidup. Dengan tanpa membedakan anak normal dan anak berkebutuhan Khusus. Terkadang mereka lebih mampu dan cerdas dibandingkan anak yang biasa,” tandasnya.

Beberapa waktu lalu, kabupaten Sukabumi juga mendapat penghargaan Inklusif Award yang diterima Bupati Sukabumi H Sukma Wijaya. Sembilan SD inklusif yang ada di kabupaten Sukabumi diantaranya, SD Rambay Kulon, SD Lembur Sawah, SD Cibaregbeg, SD Curug hilir, SD Sagaranten, SD Surade dan lainya.

SD inklusif selain harus mempunyai sarana dan prasarana yang memadai, guru pengajarnya juga harus mempunyai kompetensi dan harus mempunyai ilmu tambahan untuk melayani Anak berkebutuhan khusus. ”Ke depan sekolah Inklusif tidak hanya ada di Sembilan sekolah melainkan di setiap kecamatan baik SD, SMP maupun SMA, dan saat ini sedang membuat pengajuan agar dalam Regulasi Perbubnya jelas, hingga program ini dapat berjalan  di tahun 2013,” tutupnya.(SAT)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
clik here    POLLING

Siapa Cawapres Ideal Jokowi.?

Basuki TP. (Ahok)
Mahfud MD
Marsekal TNI Djoko Suyanto
Jenderal TNI Moeldoko
Tri Rismaharini (Risma)
Tidak Tahu

Lihat hasil