Rabu, 23 Juli 2014
next next next
Kamis, 03 Januari 2013 — 12:31:51 WIB

Pasca Bentrok Antar Warga di Seram, Aparat Bertindak Brutal

 

 

Jakarta, SENTANAonline.com

PASCA terjadinya bentrok antar warga Sepa, warga Kamariang dengan warga Hualoy, Sabtu pekan lalu. aparat kepolisian dari Brimob Gabungan Polda Maluku dan Brimob Kompi C Piru, Rabu, (2/1), melakukan penangkapan secara tidak manusiawi kepada sekitar 30 warga Desa Hualoy.

"Penangkapan dilakukan tanpa ada rasa kemanusiaan sedikitpun. Tidak hanya laki-laki yang ditangkap, ada tiga perempuan juga yang digiring ke mobil petugas. bahkan ada yang tanpa menggunakan busana luar,  mekipun akhirnya dilepas," kata Ketua Tim Kuasa Hukum Hualoy, Hamza Wakanno, SH saat dihubungi Sentanaonline.com via telepon genggamnya, Kamis (03/12).

Ia juga menyesalkan tindakan aparat yang dengan beringas menciduk puluhan warga Desa Hualoy, termasuk Raja Negeri (Kepala Desa-red), Sulaiman Lussy dan para stafnya. "Saya dapat laporan dari TKP,  Raja dan salah seorang tokoh pemuda Abubakar Hehanussa yang mendekati para petugas untuk melakukan koordinasi malah disambut dengan pukulan," sesalnya.

Bahkan, lanjut Wakano, untuk naik ke atas truk Brimob, Raja Hualoy dan sejumlah warga yang berjumlah sekitar 30 orang disuruh merayap, bahkan sempat diinjak-injak. "Sempat dibawa, Raja dan puluhan warga dilepas kembali ke kampung. Sementara 6 orang lainnya langsung dibawa ke Ambon," beber Wakanno seraya menambahkan bahwa 1 diantaranya adalah siswa SMP yang berusia sekitar 13 tahun.

Menurutnya, tindakan anggota Brimob Gabungan Polda Maluku dan Brimob Kompi C Piru ini sudah di luar batas kewajaran, bahkan tidak lagi menggunakan asas praduga tak bersalah. "Hukum humaniter tidak berlaku bagi aparat kepolisian dalam perlindungan masyarakat saat penangkapan di Desa Hualoy," ketusnya.

Ia juga menyesalkan. proses penangkapan yang dilakukan tanpa ada koordinasi dengan Pemerintah Desa, bahkan termasuk tidak ada surat instruksi langsung dari Kapolda Maluku. "Padahal jika penangkapan terhadap para pelaku dilakukan aparat sesuai dengan prosedur, tanpa intimidasi dan melibatkan aparat desa, saya yakin masyarakat akan membantu kelancaran tugas mereka (aparat keamanan-red)," pungkasnya.(RDM)

0 Comments

Silahkan Login untuk Memberi Komentar Anda
clik here    POLLING

Tentukan Presiden Pilihan Anda

Jokowi-Jusuf Kalla
Prabowo-Hatta
Belum Tahu
Tidak Ada

Lihat hasil